DANLANTAMAL XIV MENGHADIRI PEMBUKAAN PERINGATAN BULAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TAHUN 2017 DI BALLROOM ACC KAB. SORONG - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Senin, 23 Oktober 2017

DANLANTAMAL XIV MENGHADIRI PEMBUKAAN PERINGATAN BULAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TAHUN 2017 DI BALLROOM ACC KAB. SORONG

Sorong,PW: Komandan Lantamal (Danlantamal) XIV Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S. Sos menghadiri pembukaan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2017 di Ballroom ACC (Aimas Convention Centre), Jalan Baru, Aimas, Kab. Sorong, 23 Oktober 2017. Kegiatan ini bertemakan "Pengurangan Risiko Bencana Sebagai Investasi Untuk Pembangunan". Hadir dalam kegiatan pembukaan ini diantaranya: Laksda TNI Wiliem Rampangile (Kepala BNPB Pusat), Laksda TNI Siswo Hadi Sumantri (Dekan UNHAN), Drs. Dominggus Mandacan (Gubernur Propinsi Papua Barat), Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, MA (Danrem 171/PVT), Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja, SIK (Kapolda Papua Barat), Kolonel Laut Roby Setiawan (Kabinda Papua Barat), Derek Amnier, S.Sos (Kepala BPBD Propinsi Papua Barat), serta Bupati dan Walikota se-Indonesia.

Dalam sambutannya Gubernur Propinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mengatakan: “Pembangunan disektor apapun harus memperhatikan faktor risiko bencana untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat. Pengurangan risiko bencana harus mensinergitaskan setiap institusi agar dapat memberikan perlindungan dan timbulnya kerugian ekonomi bagi daerah. Peringatan tahun ini bertepatan dengan kejadian tsunami di Aceh beberapa tahun silam yang telah mengakibatkan jatuhnya perekonomian dan kemiskinan serta korban jiwa. Meningkatkan peran aktif masyarakat agar dapat mencermati tanda-tanda terjadinya bencana untuk mengurangi risiko dan dengan memperhatikan kearifan lokal yang ada”.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan yang sebelumnya didahului dengan kegiatan peduli sungai, penanaman pohon dan cerdas cermat untuk melihat sejauh mana kesiapan BPBD setanah air dalam menghadapi bencana. Pada acara ini diisi pula dengan Penandatanganan MOU antara BNPB dan Badan Informatika serta Badan Perlindungan Wanita dan Anak dilanjutkan dengan penandatanganan MOU antara BNPB dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dan Penyerahan sertifikat ISO 9001/2018 dari Biro Verifikasi Pendidikan kepada BNPB Pusat.

Sambutan ketua BNPB Pusat, Laksda TNI Wiliem Rampangile: “Pemerintah telah menetapkan prioritas 136 kabupaten/kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berisiko tinggi. Upaya penanggulangan bencana, khususnya Pengurangan Risiko Bencana (PRB), diterapkan ke dalam perencanaan pembangunan nasional hingga lokal. Hal ini bertujuan untuk melindungi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dari ancaman bencana. Upaya pengurangan risiko bencana bukan semata-mata sebagai pengeluaran tetapi telah diperhitungkan sebagai investasi pembangunan. Penanggulangan bencana, khususnya upaya PRB (pengurangan risiko bencana), mampu meningkatkan ketahanan sehingga tidak mempengaruhi secara serius proses pembangunan. Salah satu upaya implementasi PRB tersebut dengan menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi”.


Kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2017 ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif serta kepedulian masyarakat dalam menghadapi bencana. Dibutuhkan sinergitas dari semua elemen yang ada, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana agar dapat mengurangi timbulnya korban jiwa, harta dan dampak ekonomi lainnya. Meningkatkan kepedulian kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan keseimbangan alam agar tidak terjadi bencana yang dapat menimbulkan kerugian.
http://peloporwiratama.co.id/2017/10/23/danlantamal-xiv-menghadiri-pembukaan-peringatan-bulan-pengurangan-risiko-bencana-tahun-2017-di-ballroom-acc-kab-sorong/