Sorong, 20 Mei 2019. Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M.
beserta para seluruh prajurit Lantamal XIV upacara peringati Hari Kebangkitan
Nasional Ke-111 Tahun 2019. Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-111
ini gabungan dengan seluruh prajurit Koarmada III, prajurit KRI Tatihu-853 dan parajurit
Yonmarhanlan XIV. bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kepala Staf (KS)
Koarmada III Laksma TNI Dadi Hartanto,
M. Tr. (Han) dan bertugas sebagai Komandan Upacara (Danup) Letkol Laut (KH) Syarifudin, S. Ag. Yang
bertempat di Lapangan Mako Koarmada III.
Pada upacara
peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-111 Tahun 2019 Irup membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI
Rudiantara intinya “Saudara-saudara seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang
sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote dalam naskah Sumpah Palapa yang
ditemukan pada kita Kitab Pararaton tertulis : Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi Tan Ayun Amuktia Palapa, Sira Gajah
Mada. “Lamun Huwus Kalah Nusantara Isun Amukti Palapa, Lamun Kalah Ring Gurun,
Ring Seran, Tanjung Pura, Ring Haru, Ring Pahang, Dompo, Ring Bali, Sunda,
Palembang, Tumasik, Samana Isun Amukti Palapa”. Sumpah Palapa tersebut
merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia, Wilayah Nusantara
yang disatukan oelh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para
pahlawan Nasional kita”.
“Kita berada
dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian
besar masyarakat kita, sampai sekarang saat ini tahap-tahap pemilihan Presiden
dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif berlangsung dengan lancar. Peringatan
hHari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan
Ramadhan, bagi umat muslim bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala
dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti
permusuhan dan kebencian. Bangsa ini adalah bangsa yang besar, yang telah mampu
terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad, kuncinya ada dalam
Dwilingga Salin Suara berikut ini: Gotong-Royong”.
“Menurut
Bung Karno : Jika kuperas yang lima ini menjadi satu, maka dapatlah aku satu
perkataan yang tulen, yaitu perkataan gotong royong, gotong royong adalah
pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat be rsama, perjuangan
bantu-binantu bersama, amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat
kebahagiaan semua. Ho-lopis-Kuntul-Baris
buat kepentingan bersama! Itulah gotong royong!”. Kuncinya terletak pada hasrat
kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja, kita
harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan. Saya
haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, seraya
mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai
peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi,
sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas
global”.
DISPEN LANTAMAL XIV
