Dengan Khusuknya, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman Mengikuti Doa dan Dzikir Untuk Papua Barat - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Minggu, 22 September 2019

Dengan Khusuknya, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman Mengikuti Doa dan Dzikir Untuk Papua Barat

SORONG. – Bertempat di Masjid Agung Al Akbar Kota Sorong Jl. Ahmad Yani No. 40 Kota Sorong Papua Barat, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E. M.I.Pol. M.M., mengikuti Dzikir dan Do’a Untuk Papua Barat dengan tema “Papua Barat Bertasbih untuk Damai Negeri” Kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Papua Barat, Minggu (22/09/2019).

Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah atau dai kondang dari Jakarta, Ustadz Buya Drs. Muhammad Nurman, MM. yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, M.Si, selaku Ketua Dewan Masjid Papua Barat, Danlantamal XIV Sorong Brigjend TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani, Asrena Pasmar- 3 Letkol Marinir Anjas Wicaksono, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E. M.I.Pol. M.M.,  Ketua Pengadilan Negeri Sorong H. Masduki, SH, Kabag Ops Polresta Sorong AKP Eko Yusmiarto, S.Ik, Ketua MUI Kota Sorong H. Abdul Manan Fakaubun, S.Pd., Kajari Sorong Ahmad Muhdori, SH. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong Husein Alhamid.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H, M.Si, mengatakan, bangsa kita bangsa yang besar, dan begitu banyak etnis, oleh karena itu kita bersyukur kita disatukan dalam satu negara. Kita perlu menahan diri dengan tidak mudah terprovokasi dan mari bersama-sama kita rawat dengan baik Kota Sorong ini.

“Kita perlu menjaga hubungan sosial sebab kita semua saling membutuhkan satu sama lain, sehingga memupuk hubungan antar sesama merupakan kewajiban yang harus kita jalankan.” katanya.

Menurutnya, tanggung jawab dalam menjaga keamanan bukan tanggung jawab TNI-Polri saja, melainkan tanggung jawab kita semua, khususnya masyarakat Kota Sorong.

“Mari kita jaga kota Sorong agar tetap aman  dan kondusif. Tanamkan pada diri kita semua agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks, ujaran kebencian yang berkembang di media sosial. Hal tersebut kita perlu sikapi dengan kembali mengecek betul kebenaran informasi tersebut. Hal ini penting sebab apabila kota ini tidak aman, maka akan berdampak luas bagi kehidupan kita semua,” ungkapnya.

Sebelumnya, acara dibawali dengan Dzikir dan Doa oleh ketua MUI Kota Sorong H. Abdul Manan Fakaubun, S.Pd. yang di ikuti oleh ribuan jamaah umat islam di Masjid Al-Akbar Kota Sorong.

Sementara itu dalam tausiahnya Ustadz Buya Drs. Muhammad Nurman, MM. menyampaikan, perlu ditanamkan bahwa semua muslim bersaudara sehingga sebaiknya kita jangan mudah terprovokasi oleh berita hoaks yang diragukan kebenarannya. Untuk itu, pertimbangkan kembali dampaknya ketika ingin menyebarkan informasi/berita yang diperoleh dari media social.

Lebih lanjut Ustadz Buya Drs. Muhammad Nurman, MM.  menjelaskan, ada 3 (tiga) larangan nabi kepada umatnya,  Pertama, jangan saling mendengki. Ciri ciri dengki adalah tidak senang melihat kenikmatan/rezeki yang diperoleh orang lain. Dengki adalah sumber malapetaka sebab termasuk ke dalam sikap Iblis. Kedua, jangan saling membenci antar sesama, dan terakhir, jangan putuskan tali silaturahmi.

“Jadilah kalian hamba hamba Allah yang bersaudara, baik saudara seiman maupun saudara sebangsa. Antar sesama manusia harus saling memaafkan dan jadilah hamba yang bersaudara dengan sesame,” tuturnya.

Diakhir tausiahnya, Ustadz Buya mengajak kepada para jamaah agar bergandengan tangan untuk menanamkan rasa cinta kepada saudara-sudara kita, tanamkanlah rasa cinta di hati kita, cinta berbangsa satu dan bertanah air satu bangsa Indonesia sehingga kita mendapat rahmat dari Allah SWT.