SORONG. – Bertempat di Studio 1 CWM Channel Sorong Jl. Danau Maninjau No. 19 Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong Provinsi Papua Barat, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, SE., M.I.Pol., M.M menghadiri undangan untuk menjadi narasumber dialog dalam program acara Tajuk Utama yang bertemakan “Damai Papuaku” yang diselenggarakan secara live, Senin (16/09/2019).
Adapun yang turut hadir pada kegiatan tersebut sebagai narasumber lainnya yaitu, Direktur LBH Kaki Abu Bapak Fernando Marthin Ginuny, dan seorang Akademisi Bapak Herry Widjasena, ST., MT. yang di pandu oleh pembawa acara Bapak Septinus Kambu.
Dalam mewujudkan Papua yang damai, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, SE., M.I.Pol., M.M dalam pesan damainya menyampaikan, sebagai Dandim 1802/Sorong selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Polri, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, dan seluruh lapisan organisasi masyarakat yang ada di wilayah se Sorong Raya mengajak sama-sama bergandengan tangan untuk menciptakan wilayah Papua se Sorong Raya yang damai khususnya di Kota Sorong yang kita cintai ini, tentunya dalam meciptakan kedamaian bukan saja tugas TNI dan Polri akan tetapi menjadi tanggungjawab bersama sebagai warga bangsa yang ada di wilayah se Sorong Raya. Tuturnya.
Bapak Herry Widjasena, ST., MT. selaku Akademisi menyampaikan dalam pesan damainya, mari kita sama-sama ciptakan kedamaian diatas tanah Papua ini, selaku anak bangsa yang ada dikota sorong mari menjadi bagian orang Papua yang cinta damai. Pendekatan dengan orang Papua itu cukup dengan pendekatan cinta dan kasih sayang, berbicara dari hati pasti akan ketemu. Dan dihimbau agar dapat membangun dialog-dialog dari lingkup kecil sehingga menciptakan kedamaian. Ucapnya
Adapun pesan damai yang disampaikan Direktur LBH Kaki Abu Bapak Fernando Marthin Ginuny yaitu marilah kita bersama-sama memperhatikan hak asasi manusia diatas tanah ini. Dengan saling menghormati dan menghargai sesama umat manusia sudah tentu dapat mewujudkan kehidupan yang penuh damai dengan cinta kasih. Untuk itu menjadi tugas kita bersama untuk mewujudkan dan membangun Papua yang kita sama-sama cintai ini. Tutupnya.
Cari Blog Ini
Selasa, 17 September 2019
