LANTAMAL XIV GELAR PENANAMAN MANGROVE SERENTAK SELURUH INDONESIA DALAM RANGKA HUT KE-74 TNI TAHUN 2019 - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Senin, 07 Oktober 2019

LANTAMAL XIV GELAR PENANAMAN MANGROVE SERENTAK SELURUH INDONESIA DALAM RANGKA HUT KE-74 TNI TAHUN 2019




Sorong, 07 Oktober 2019. Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani beserta seluruh prajurit Lantamal XIV gelar Penanaman Pohon Mangrove Secara Serentak di Seluruh Indonesia Dalam Rangka HUT Ke-74 TNI Tahun 2019 dengan tema “Selamatkan Bumi Untuk Anak Cucu Kita” yang bertempat di  Kawasan Wisata Magrove, Jln. Mangrove Kelurahan Klawulu Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Prov Papua Barat. Dalam acara penanaman pohon mangrove serentak ini dipimpin oleh Pangkoarmada III Laksda TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M.

Tujuan dilaksanakannya penanaman pohon mangrove serentak tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam pelestarian dan peremajaan kembali hutan mangrove diwilayah pesisr dan pulau-pulau, serta mewujudkan pemberdayaan wilayah pertaahanan laut dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Kegiatan ini juga untuk mencetak Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dimana sebanyak 300.074 bibit mangrove yang ditanam dalam waktu bersamaan di seluruh Indonesia.

Dalam penanaman pohon mangrove secara serentak tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Dadik Hartanto M. Tr. Hanla, Kasi Terrem 181/PVT  Kolonel Inf Luhut Bernandus Sidabariba, S.I.P., Wakil Walikota Sorong dr. Hj.Pahimah Iskandar, Kepala badan Lingkungan hidup kota Sorong Julian Kely Kambu, Kepala KSOP Kota Sorong M. Takwim, Kajari Sorong Ahmad Muhdor, S.H., Kepala Basarnas Kota Sorong Sunarto, para Asisten Pangkoarmada III, para Asisten Danlantamal XIV, para Asisten Danpasmar-3, para Kadis/Kasatker Koarmada III, Lantamal XIV, dan Pasmar-3, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M., Danyon 762/VYS Letkol Inf Doddy Yudha.S.IP, MTr (Han), serta para pelajar SMA N tingkat Kota Sorong.

Sambutan Pangkoarmada III, intinya “Prov. Papua Barat sebagai negara kepulauan merupakan salah satu negara Indonesia yang memiliki hutan mangrove terbesar di dunia sekitar 3 juta hutan mangrove di sepanjang 95.000 kilometer Indonesia atau 23% dari keseluruhan ekosistem mangrove dunia yang penting dan manfaat yang besar bagi khususnya penduduk dari aspek biologis. Hutan mangrove berfungsi sebagai stabilisator sumber daya hayati di wilayah pesisir yang akan berpengaruh terhadap perekonomian wilayah pesisir Selain itu keberadaan hutan mangrove memiliki keistimewaan dalam berbagai hal baik dari aspek fisik dan ekonomi”.

“Dari aspek fisik mangrove mampu menahan ombak mencegah abrasi bahkan mampu meminimalisir kerusakan yang diakibatkan oleh tsunami, Dari aspek ekologi mangrove mampu berfungsi sebagai filter Polusi air dan udara karena terdapat pada kondisi tanah berlumpur dan mampu menyerap polutan atau asap dari udara di samping itu juga sebagai habitat tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan biota laut. Sedangkan dari sisi ekonomi mangrove mampu menghasilkan kayu untuk bahan bangunan dan serta menghasilkan buah atau biji yang dapat dibuat berbagai makanan atau minuman sedangkan pada bagian kulit batang maupun sangat baik untuk bahan baku pewarna batik Selain itu keberadaan hutan mangrove juga memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam”. Lanjut Pangkoarmada III.

DISPEN LANTAMAL XIV