Kodim 1802/Sorong Gelar Komsos Cegah Tangkal Radikalisme Dan Separatisme - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Kamis, 28 November 2019

Kodim 1802/Sorong Gelar Komsos Cegah Tangkal Radikalisme Dan Separatisme

SORONG. – Komando Distrik Militer (Kodim) 1802/Sorong melaksanakan kegiatan Pembinaan Komsos dengan Tema “Melalui kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Radikalisme/Separatisme, Kita Perkokoh Mentalitas dan Pemahaman Ideologi Pancasila Guna Mencegah Ancaman Radikalisme/Separatisme Dalam Rangka Mewujudkan Alat Juang Pertahanan Yang Tangguh” yang digelar di Aula SUPM Kota Sorong, Kamis (28/11/19).

Danramil 1802/Sorong Barat Mayor Chb Sumardi menjelaskan, Kegiatan pembinaan komunikasi sosial sebagai sarana dan prasarana untuk menjaga kebhinekaan, maka perlu dilaksanakan pembinaan komunikasi sosial yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk didalamnya para pelajar yang masih menduduki bangku sekolah. Hal ini agar tidak mempengaruhi para generasi muda kita dengan ajaran ajaran yang salah. Kita ketahui bersama, bahwa usia seperti pelajar seperti sekarang ini, para siswa/siswi sangat mudah dipengaruhi/disusupi hal hal yang tidak benar.

Pembinaan komunikasi sosial ini bertujuan untuk "mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945", terangnya.

Pada akhir sambutan Danramil 1802/Sorong Barat Mayor Chb Sumardi yang didampingi oleh Ibu Erni Kristina, P,A.Pi.,M.P (Kepala Sekolah SUPM) dan Bapak Ibnu Khotob , R.St.,Pi.,M.T (Wakasek Kesiswaan) bila sinergi dan komitmen yang kuat bisa terjalin dengan baik seperti sekarang ini, kita bisa mencegah Radikalisme/Separatisme guna mewujudkan generasi penerus bangsa yang terbaik. Pungkasnya

Ibu Erni Kristina, P,A.Pi.,M.P (Kepala Sekolah SUPM) mengucapkan terimakasih, Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terbentuknya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya Radikalisme/Separatisme bagi para pelajar sekalian dengan demikian kita tidak dapat dipecah belah satu sama lain.