Sorong, 21 November 2019. Wakil Komandan (Wadan) Lantamal XIV Kolonel
Laut (P) Robertus T. Waskito, S.E., M.M. hadiri peresmian Depot Pengisian
Pesawat Udara (DPPU) Kota Sorong, DPPU ini sehubungan dengan akan beroperasinya
sarana dan fasilitas DPPU bandara Domique Edward Osok (DEO) Kota Sorong untuk
pelayanan pengisian bahan bakar pesawat udara (Avtur) untuk mendukung
penerbangan wilayah Sorong dan Papua Barat oleh PT. Pertamina (Persero).
Peresmian DPPU ini bertempat di Kantor DPPU Deo Sorong, JI. Basuki Rahmat KM.8
Kompleks Bandara DEO, Kelurahan Remu Selatan, Distrik Sorong Manoy, Kota Sorong,
Prov. Papua Barat.
Hadir pada peresmian
DPPU Kota Sorong tersebut KS Armada III Laksaman TNI Maman Firmansiyah, Aslog
Pasmar-3 Kolonel Mar. Teddy Basuki, Kasi Log Rem 181/PVT Kolonel Inf. Suwondo, Dandim
1804/Sorong Letkol Inf. Budiman SE. MI. Pol., Kadis lingkungan hidup kota
Sorong Julian Kelly Kambu, VP Opration dan Service Kusumo Wibowo, VP
Reliability dan Projecs Dev Budi YP Hutagaol, GM Mor VIII Gema Iriandus
Pahalawan, Ka Bandara Deo Ras Burhany, Direktorat Pemasaran Korporat pjs GM
Marketing Operasion Region VIII M. Iqbal Dian Kurniawan.
Sambutan oleh Gema
iriandus Pahalawan, intinya “Menyesuaikan dengan kondisi perkembangan yang ada
di setiap daerah tidak hanya seperti ini tetapi juga terminal untuk melayani
kebutuhan BBM di setiap daerah yang harus kami siapkan untuk bisa melayani
dengan baik walaupun mungkin butuh kesabaran karena memang sebagai proses. Bahwa
perlu diketahui DPPU di Wilayah Maluku dan Papua yang paling modern dan Ini
baru pertama ada di wilayah Maluku Papua kali ini merupakan satu komitmen kuat
dari para pimpinan Pertamina dan kami yang di Pertamina menyesuaikan dengan
kondisi perkembangan yang ada di setiap daerah tidak hanya DPPU seperti ini
tetapi juga terminal untuk melayani kebutuhan BBM di setiap daerah yang harus
kami siapkan untuk bisa melayani dengan baik. Dalam perkembangan kebutuhan
avtur di Sorong ini Perkembangan kebutuhan Avtur Kalau di tempat lain itu
mungkin hanya 5 sampai 8% namun diwilayah Sorong mencapai 14% pertahun ,
sehingga dapat kita simpulkan perkembangan di wilayah Sorong dalam pelayanan
penerbangan sangat lah luar biasa dan
kami melihat perkembangan seperti itu sejak tahun 2016”.
Budi YP Hutagaol
menyampaikan “Kalau kita melihat history DPPU orang pertama adalah di lokasi
itu luasnya kurang lebih 6500 M2, beroperasi mulai tahun 1986 sampai 2016 di
sediakan temporary storage tank jadi tidak semua benar-benar sifatnya sementara
dengan kapasitas total sekitar 111 kilo. Kemudian pada saat bandara Deo Sorong
ini dikembangkan itu kita menyediakan fasilitas modul lokasi di lokasi B
mungkin di sebelah samping belakang dari DPPU menggunakan 15 unit mobil dengan
kapasitas 360 km Kemudian pada tahun 201 diresmikan pada hari ini menempati
lahan seluas 14 ribu dengan kapasitas yang meningkat menjadi 1500 KL, di tahun
2016 kita menginisiasi pengusulan untuk investasi relokasi. Apabila dilihat
dari satu kebutuhannya sudah dari segi ekonomi meningkat maka akan dilakukan
investasi baru tahun 2016 sampai dengan Maret 2017 kita melakukan pekerjaan
pengurusan persiapan bahan-bahannya waktu itu, kita naikkan huruf dalam waktu
34 bulan kemudian pembangunan DPT sendiri dimulai dari bulan Mei 2017 sampai
November 2019 pelaksanaannya adalah PT Nusa Citra Anugrah Pratama”.
