Sorong. – Berbekal ilmu yang ia dapat semasa SMU, Sersan Dua Duta Sakti, salah satu Babinsa di Koramil Miyah Kodim 1802/Sorong dengan percaya diri menjadi tenaga pengajar di salah satu Sekolah Dasar Kampung Siakwa Distrik Miyah. Selasa, (25/2/2020).
Dalam kesempatan itu, Pria yang menjabat Babinsa di Kampung Siakwa Distrik Miyah itu memberikan Materi Matematika kepada siswa Sekolah Dasar yang ada di Kampung Binaannya.
Selain pelajaran sekolah, ia juga sering memberikan materi Wawasan Kebangsaan bagi siswa siswi yang ada di sekolah tersebut.
Ia mengatakan, tidaklah gampang untuk menjadi tenaga pengajar di tempat terpencil seperti ini, selain jauh dari keramaian, kita juga harus sabar menghadapi anak anak yang notabene sifat dan karakter yang berbeda beda.
Lebih lanjut Babinsa yang berstatus Bujangan ini menjelaskan, saya berada di Distrik Miyah ini baru berjalan hampir dua minggu, selama dua minggu itulah saya perhatikan bahwa Sekolah ditempat ini masih sangat kekurangan guru, sehingga timbul niat saya untuk membantu menjadi tenaga pengajar di sekolah ini, dan alhamdulilah siswa dan kepala sekolah di sini menerima kehadiran saya dengan sangat antusias.
Masih menurut Sersan Duta, memberikan pelajaran kepada mereka tidaklah sama dengan memberikan pelajaran anak anak sekolah Dasar pada umumnya yang berada dikota, disini saya memberikan pelajaran belajar sambil bermain, diharapkan dengan metode ini, mereka lebih leluasa untuk menghafal dan mengerti pelajaran yang saya berikan.
Pada kesempatan lain, Danramil Miyah Letda Inf Sapta mengatakan, cukup berbangga hati kepada anggotanya yang telah membantu memberikan pelajaran bagi siswa sekolah dasar yang ada di Distrik Miyah ini, selain memberantas buta aksara, TNI juga ikut mensukseskan Pendidikan di daerah terpencil ujarnya.
Cari Blog Ini
Selasa, 25 Februari 2020
Home
TNI AD
Babinsa Koramil Persiapan Miyah : Tidak Gampang Menjadi Tenaga Pengajar Di Daerah Terpencil
