Sorong, Sabtu (18/04/2020), - Bertempat di Pelabuhan
Pelni Jl. Yos Sudarso Kelurahan Kampung Baru Distrik Sorong Kota, Kota Sorong
Prov. Papua Barat, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M.,
mengikuti pertemuam terkait Ijin masuk Kapal
KMP Lema di Pelabuhan ASDP Kota Sorong bersama Wali Kota Sorong Drs Ec
Lamberthus Jimau, MM., dan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Sorong.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Sekda
Kota Sorong (Ketua Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong) Dra Wely Tigtugweria, Kapolres
Sorong Kota AKBP Ari Nyoto Setiawan. S.Ik, MH., Kepala Dinas Keaehatan Kota
Sorong Hermanus Kalasuat, M.Kes, Kepala.BPBD Kota Sorong (Sekretaris Satgas
Penanggulangan Covid-19 Kota Sorong) Herlin Salsabona, ST, Asisten 3 Bid
Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Kota Sorong (jubir Satgas
Penanggulangan Civid-19 Kota Sorong ) Ruddy Rudolph Laku, S.Pi, MM., Kabag
Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Sorong Eltje Salomina Doo, SE, Kepala
KSOP Pelabuhan Sorong Takwim Masiku, Kepala ASDP Sorong Partoji, Kasat Pol PP
Kota Sorong Daniel Jitmau, SE, MM, Wadan Ramil 1802-02 Sorong Barat Lettu Inf I
Wayan Nasa, Kadis Perhubungan Kota
Sorong Wihelmus Asmuruf.
Wali Kota Sorong Drs Ec Lambertgus Jitmau. MM., meyampaikan bahwa kita perlu ketahui penumpang dari KMP
Lema ini siapa saja dan riwayat perjalanannya dari mana.
“Kalau mereka memang sudah lama di Bintuni ya nanti
kita pertimbangkan kembali. Yang kita khawatirkan apabila mereka sudah dari
wilayah pandemik dan ikut didalam kapal tersebut sehingga jelas bahwa penumpang
tidak boleh turun,” kata Wali Kota
Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan bahwa Kota Sorong
ini Kota kecil, jadi penularan virus sangat cepat kalau semakin banyak yang
datang ke kota sorong kalau tidak teridentifikasi. Jadi penumpang terlebih
dahulu harus dilahat identitas dari E-KTP nya.
“Perkembangan jumlah positif di wilayah Papua dan
Papua Barat ini semakin bertambah. Kita harus antisipasi orang masuk agar
meminimalisir penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.
Wali Kota Sorong menambahkan, dari hasil rapat Pemkot Sorong dan Satgas
Covid -19 dengan DPRD Kota Sorong pada 17 April 2020 bahwa sepakat akan menutup
kembali bandara selama 2 minggu.
“ASDP dan KSOP Pelabuhan agar bisa mendata kembali
penumpang di KMP Lema sesuai dengan formulir di bandara. Didata lebih detil
seperti alamat yang jelas agar bisa dipantau oleh tenaga kesehatan di
Puskesmas,” tambahnya.
Disampaikan oleh Kepala PT ASDP Indonesia Ferry
Cabang Sorong Partoji, bahwa tadi malam ASDP melakukan pemeriksaan dan memberikan
bantuan Bama (bahan makanan) kepada 61 orang penumpang Kapal KMP Lema, yang terdiri
dari 31 anak-anak dan 30 orang dewasa yang semuanya memiliki KTP Sorong Kota
dan Kabupaten Sorong.
Ditempat yang sama, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf
Budiman, S.E., M.I.Pol, M.M. menyampaikan bahwa, penyampaian dari Bapak Wali
Kota Sorong apabila di turunkannya penumpang di Pelabuhan Sorong maka diharapkan
kepada petugas ASDP melakukan SOP kepada setiap penumpang sehingga mereka dapat terpantau keberadaanya selama
melakukan karantina diri di rumah selama 14 kedepan.
“Kami sangat berharap apa yang di sampaikam dari
Bapak Wali Kota kita tetap mendukung karena apa yang di himbau semata-mata demi
menjaga dan guna memutus rantai penyebaran wabah Virus Corona di Wilayah Kota
Sorong dan Umumnya Sorong Raya,” ungkap Dandim.
