Sorong. - Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf
Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M. menghadiri acara vidio comprens Lounching Kampung
Berdikari Se Papua Barat oleh Gubernur Papua Barat, bertempat di Kompleks
Perumahan Mapan Mandiri Raihana Jl.
Malinda X, RT 07/RW 05 Kelurahan Sawagumu Distrik Sorong Utara Kota Sorong Prov
Papua Barat, Sabtu (27/06/2020).
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakil
WaliKota Sorong dr. Hj. Pahima Iskandar, Kapolres Kota Sorong AKBP Ary Nyoto
Setiwan, S.IK, SH, Anggota DPRD Kota Sorong (Ketua RW 01 Perumahan Raihana
Kelurahan Sawagumu) Abdul Rahmat, Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan
SDM Kota Sorong Hj. Gamau Malabar, S.sos. MM., Kadis perdagangan Kota Sorong Sapura
Oili.SE, Wakapolres Sorong Kota Kompol Hengki Krist ,S.IK, Kabag Ops Polres
Kota Sorong AKP Tegai, S.IK, Kapolsek Sorong Timur AKP I. Rizkiadi,S.Ik, Kabag
Pertnahan Kota Sorong Anhar Akib Kadar,
S.STP. M.Si, Lurah Sawagumu Apolos Jumame, SE.
Dengan Lounching nya Kampung Berdikari Se Provinsi
Papua Barat oleh Gubemur Papua Barat
guna mengantisipasi kelangkaan bahan pangan, sehingga di harapkan kepada setiap
kelurahan dapat memanfaatkan lahan kosong di perumahan untuk di jadikan sebagai
lahan bercocok tanam (kebun).
Program kampung berdikari di harapkan dapat membantu keperluan
masyarakat (telah siap) menghadapi apabila terjadinya kelangkaan bahan pokok yang
di datangkan dari luar Wilayah Provinsi Papua Barat. Kampung Berdikari di rencanakan
akan di berdayakan di setiap wilayah kelurahan yang ada di wilayah Kota Sorong.
“Dengan pemberlakuan New Normal di wilayah Prov Papua
Barat di wajibkan kepada seluruh masyarakat Papua Barat selalu mengikuti protokol kesehatan, makai masker, jaga jarak
dan selalu cuci tangan. Semuanya ini di harapkan demi memutus mata rantai wabah
penyebaran Covid-19 di Papua Barat,” ujar Gubernur Papua Barat Drs Dominggus
Mandacan melalu vidio comprensnya.
Drs Dominggus Mandacan berharap dengan pemberlakuan
Kampung Berdikari, masyarakat dapat bercocok tanam demi pemanfaatan lahan yang
berada di kompleks perumahan, sehingga ini menjaga ketahanan pangan lokal menghadapi
wabah Corona.
“Pelu kita ketahui bahwa wilayah Papua barat masi mendatangkan
bahan pokok dari luar Papua Barat sehingga saya berharap kepada masyarakat
dapat memanfaatkan lahanya yang kosong untuk menanam kasbi, petatas, jagung, serta
sayur-sayuran,” ungkapnya.

