Sorong, Papua Barat – Penerimaan Calon Bintara (Caba)
Tahun 2020, lebih di prioritaskan putra suku asli daerah, mereka yang lahir,
besar, berdomisili dan bersekolah di wilayah Papua Barat.
Babinsa
Kampung Wamargege Distrik Konda Koramil 08/Teminabuan menjelaskan, Hal
ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat yang tinggal
di daerah pulau terluar/perbatasan/pedalaman yang ada di wilayah Papua Barat
untuk menjadi prajurit TNI AD, Minggu (12/07/2020).
Namun demikian pelaksanaan seleksi tetap harus
dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel artinya seleksi yang dilaksanakan
dapat dipertanggungjawabkan untuk mendapatkan calon prajurit TNI AD Caba PK TNI
yang memiliki kualitas, baik di bidang intelektual, kepribadian maupun mental
dan jasmani.
“Adik-adik jangan ragu-ragu. Pastikan dan yakinkan
masa depan kalian dengan mempersiapkan diri dari sekarang, adakan pembinaan
fisik dan jaga kesehatan, belajar yang tekun agar lancar dalam pelaksanaan
nantinya. Dalam pendaftaran calon prajurit TNI AD tidak dipungut biaya,” tegas
tambahnya.
“Apabila dalam proses rekrutmen TNI ada oknum yang
menjadi calo dan mengaku bisa meluluskan dan meminta sejumlah uang, segera
lapor ke kami, itu adalah penipuan dan dapat dipidana. Karena masuk TNI
khususnya TNI AD tidak dipungut biaya sama sekali,”tegas Babinsa.
