Sorong, Papua Barat.– Menyikapi banyaknya
permasalahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat Danramil 1802-04/Seget.
Kapten Inf Subi Sagi melaksanakan pendekatan dengan pihak marga Suku Duriankari
dan Suku Meyauf tentang permasalahan issue adanya Covid-19, yang mengakibatkan
ketidakpuasan warga terhadap dokter perusahaan yang akhirnya terjadi keributan
antara warga dan pihak perusahaan Canal Asset 4 Papua Field. Distrik Salawati.
Kamis (02/07/2020).
Hadir pada giat tersebut. Manajemen Papua Field.
Mayor Inf Napoleon T. Mayor (L) Budi T. Danramil-04/Seget. Kapolsek Seget.
Kepala Suku Duriankari. Ketua Adat Meyauf dan Pihak Keluarga/Kampung.
Kehadiran Danramil melahirkan hasil yang baik di
kedua belah pihak. Hal ini terjadi karena ada hubungan baik antara Koramil
1802-04/Seget dengan masyarakat melalui Babinsa Kampung tersebut. Dasar
hubungan baik ini sehingga membuahkan hasil setiap ada masalah bisa di
selesaikan, contoh hal hal yang berujung ribut di wilayah Koramil dapat di
cegah melalui pendekatan.
Pada kejadian tersebut Danramil 1802-04/Seget
berhasil mendamaikan antara warga dengan pihak perusahaan Canal Asset 4 Papua
Field dengan memberikan penjelasan dan arahan kepada masing-masing warga untuk
menyelesaikan segala permasalahan dengan jalan musyawarah. Dengan demikian
permasalahan dapat diselesaikan dengan damai dan tidak terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan.
Akhirnya diadakan mediasi dan negosiasi terhadap
tuntutan denda oleh warga kepada pihak perusahaan, dengan tuntutan pencemaran
nama baik dan rusaknya harga diri. Dengan negosiasi yang baik, akhirnya warga
bersedia menerima denda harga diri warga kampung sebesar Rp.15 juta.
Sementara itu kedua belah pihak yaitu marga Suku
Duriankari dan Suku Meyauf menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danramil
1802-04/Seget Kapten Inf Subi Sagi dan Babinsa yang telah ikut berpartisipasi
dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi masyarakat.
