Sorong,
Papua Barat,- Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman,SE.M.I.Pol,MM
menghadiri rapat koordinasi penanganan Covid- 19 di Kota Sorong yang di
selenggarakan di Ruang Anggrek Kantor Wali Kota Sorong Jalan Burung
Kurana,Kelurahan Remu Utara Distrik Sorong, Kota Sorong. Jumat, (21/05/2021).
Rapat
koordinasi penanganan Covid- 19 yang di laksanakan kemarin di pimpin oleh Drs.Yacob
.M. Kareth, M.Si selaku Sekda Kota
Sorong dan di ikuti + 20 Orang.
Dalam
kesempatan tersebut Komandan Kodim
1802/Sorong Letkol Inf Budiman,SE.M.I.Pol,MM menyampaikan penyebaran Covid-19
ini telah memasuki setahun Lebih sehingga hal ini berdampak kepada Masyarakat yang
telah merasakan bosan dengan pandemi ini sehingga ada sebagian yang mematuhi
Prokes dan ada yang tidak mematuhi Prokes
Dengan fenomena
Ini kita harus bisa mengikuti dan mengontrol secara bersama-sama, yang tentunya
ada kelebihan dan kekurangan tapi saya selaku pribadi dan institusi menyampaikan
terima kasih kepada pemerintah Kota,Polres dan jajaran yang terlibat di
lapangan sedikit ataupun besar itu ada peran dan mengambil langka,kita yang
hadir di ruang ini tetap sebagai motivasi untuk tetap semangat menjalankan
tugas yang diberikan kepada kita
Dalam
pelaksanakan kegiatan hari raya Idul Fitri walaupun dalam pelaksanaan
Masih 30% dan turun sampai dengan
sekitar hanya 10 juta Orang sesuai dengan penyampaian Bapak Presiden Kita
kemarin dan terkait dengan perputaran ekonomi pernyataan Presiden peningkatan
Ekonomi menjadi Rp.150 triliun ekonomi
berputar dari pada tahun sebelumnya
hanya banyak Rp 100 Triliun tahun ini ada Rp 153 Triliun artinya dalam
hal ini dalam kapasitas pemerintah terutama pemerintah kota yang bisa mengambil
sisi yang baik dari segi ekonominya
Kita
juga bersyukur di kota Sorong kemudian secara imunitas atau setiap masyarakat
sudah paham dan tahu bahayanya Covid-19 sehingga hal ini kita melihat
persentase pemakaian masker dan pelanggan protokol kesehatan ada yang sadar dan
juga ada yang kurang sadar, memang kendalanya terkait penggunaan masker yang
mana mereka menggunakan tidak satu atau
dua hari namun berhari-hari sehingga
buat mama-mama yang melakukan Aktifitas berjualan di pasar sangat merasa
terganggu sampai warna hitam ini
kejadian di lapangan dan ini mereka
sudah inisiatif juga dan semangat untuk
menjaga kesehatannya
Kebijakan
sekolah untuk melakukan sekolah tatap muka ini juga seperti membuat kita
bergelora namun kenyataanya anak-anak meski
tetap berangkat sekolah seperti roda yang bergerak seperti sedia kala walaupun
kita tahu bahaya Virus mengintai mereka
walupun imunitas mereka sangat tinggi
Selain
dengan adanya temuan dari masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 Setelah
melakukan Tes Ulang di Bandara Manokwari Memang dari pemberangkatan sudah di
Siapkan cuman harus dicek apakah yang
bersangkutan memang hanya ingin surat nyatanya namun tidak melaksanakan atau
sudah melaksanakan akan tetapi waktu sehari yang bersangkutan melakukan
kegiatan sebelum melakukan perjalanan sehingga hal ini perlu di cek lagi
Kita
telah melaksanakan terkait Penertiban Prokes dalam beberapa waktu lalu memang
sudah dicanangkan dari Kapolda dan Pangdam sampai di lapangan dengan unsur
terkait juga
