Sorong Papua
Barat- Dalam mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat,Babinsa Koramil Persiapan Aimas
Kodim 1802/Sorong. Sertu Hepi Martison bersama Praka Doni melaksanakan
Komunikasi sosial bersama Pak Mukit (53) pengerajin batu bata, warga
Jalan.Intipura Kelurahan Mariat Pantai Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Selasa(21/09/2021).
Komunikasi
sosial menunjukkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri, untuk
bertahan hidup, aktualisasi diri, kebahagiaan, untuk menghindari tekanan dan
ketergantungan, antara lain melalui komunikasi menghibur, dan hubungan dengan
orang lain. Melalui komunikasi sosial dapat terjalin kerja sama dengan anggota
masyarakat untuk mencapai tujuan bersama.
Babinsa
Koramil Persiapan Aimas Kodim 1802/Sorong dalam mewujudkan kemanunggalan TNI
Rakyat, melaksanakan Serbuan Teritorial dengan mendatangi pembuat bata merah
yang merupakan salah satu bahan material sebagai bahan pembuat dinding rumah,
selain itu bisa digunakan untuk berbagai jenis bangunan yang lain.
Dalam
komsosnya, Babinsa berharap agar kerajinan Bata untuk terus di kembangkan dan
tingkatkan kwalitasnya, mengingat persaingan pasar semakin banyak, sehingga
dengan kwalitas yang baik, Bata akan terus di kejar oleh konsumen. “Untuk
pemasaran, gunakan juga medsos, karena jaman sekarang medsos merupakan media
yang hampir semua orang menggunakannya, sehingga pemasarannya mencakup semua
kalangan”. Ujarnya.
Babinsa
menanyakan proses pembuatan bata merah dan hasil yang diperoleh. Menurut
penjelasan salah satu pekerja, bahwa
bata dapat digunakan sebagai alternatif pengganti batako. Proses
pembuatan bata merah dapat dilakukan dengan dua cara, yakni manual dan bantuan
mesin. Kriteria bata merah yang baik ditandai pada permukaannya yang rata dan saling tegak lurus serta mempunyai
kuat tekan yang tinggi.
Faktor yang
memperngaruhi mutu bata merah diantaranya adalah air dan tanah liat, kepadatan
bata merah, bentuk dan struktur tanah serta ukuran. Penggunaan bata lebih
menguntungkan dibandingkan penggunaan batako, dan hasilnya cukup untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat’. Jelasnya.
