Semakin berkurangnya lahan mangrove di Ternate, akan membawa dampak yang berantai bagi lingkungan, mulai dari erosi tanah oleh gelombang air laut, sampai dengan pengaruh terhadap hasil laut.
Hal tersebutlah yang menginisiasi Komandan Pangkalan TNI AL Ternate, Kolonel Laut (P) Komaruddin, S.E., CTMP untuk menggiatkan kembali penanaman mangrove di Kota Ternate.
Komandan Lanal Ternate mengatakan untuk kegiatan ini merupakan kegiatan Surya Bhaskara Jaya (SBJ) LXX tahun 2021 kerja sama Lanal Ternate dan Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) Malut serta serta masyarakat Maritim secara bersama untuk menanam bibit mangrove di perairan Gambesi ini.
Sementara sambutan asisten III provinsi Malut, Bp. Asrul Gailea mengatakan, bahwa Pemerintah provinsi Maluku Utara sangat mengapresiasi kegiatan Surya Bhaskara Jaya yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Laut Ternate yang masih fokus pada ekosistem mangrove.
"Setelah dilakukan penanaman nanti akan terus dipantau secara bersama Lurah Gambesi hingga tumbuh dengan baik tentu jika bibit-bibit mangrove ini tumbuh dengan baik jelas bisa dapat mengurangi abrasi pantai khususnya di perairan Gambesi" Demikian disampaikan Danlanal disela-sela acara penanaman.
"Jika jumlah ini bisa tumbuh dengan baik maka bisa menahan instruksi air laut ke daratan dan itu sudah bisa mengurangi abrasi serta bisa juga menjadi tempat pemijahan dan pencari makanan bagi ikan-ikan nanti." Pungkas Danlanal.
Kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimda Malut antara lain Komandan Korem 152/Bbl, Kabinda Maluku Utara, Kakansar Ternate, Dirpolair Polda Maluku Utara, Kapolres Ternate, Dandim 1501/Ternate dan instansi BUMN serta masyarakat dan komunitas maritim dilaksanakan secara ketat dengan memperhatikan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan wabah Covid-19 bagi peserta yang hadir dalam acara ini.
[] Pen Lanal Ternate

