Sorong, Papua
Barat- Dengan adanya kepedulian kesehatan, Babinsa Koramil Persiapa Sayosa
Kodim 1802/Sorong. Serda Ramli melaksanakan komsos dengan tim kesehatan
Puskesmas Sayosa dalam rangka kegiatan
sosialisasi penyakit kaki gajah pada
masyarakat Kampung Maladovok , Distrik Sayosa, Kabupaten Sorong. Kamis(14/10/2021).
Penyakit kaki
gajah/filariasis adalah penyakit infeksi yang bersifat menahun, yang
disebabakan oleh cacing Filaria dan ditularkan oleh nyamuk.
Dalam komsos
tersebut Kepala Puskesmas Sayosa menyampaikan bahwa penyakit kaki gajah
ditularkan dari seseorang yang darahnya mengandung anak cacing (mikrofilaria)
kepada orang lain melalui gigitan nyamuk, dimana pada saat nyamuk mengisap
darah orang tersebut mikrofilariapun ikut terhisap dan masuk kedalam badan
nyamuk sehingga satu dan dua minggu kemudian mikrofilaria berubah menjadi larva
dan ditularkan ke orang lain melalui gigitan nyamuk tersebut.
Penyebab kaki
gajah oleh cacing filarial yang hidup didalam tubuh manusia yang kemudian
berkembang biak dalam tubuh dan menghasilkan jutaan anak cacing yang dapat
bertahan selama 4-6 tahun dalam saluran getah bening (bagian tubuh yang
melindungi kita).
Adapun
tanda-tanda penyakit kaki gajah biasanya demam berulang–ulang selama 3-5 hari
hilang apabila beristirahat dan muncul jika sipenderita bekerja berat,
pembengkakan di saluran getah bening sehingga terlihat bengkak di daerah
lipatan paha, ketiak yang tampak kemerahan panas dan sakit, timbul bisul yang
bisa pecah mengeluarkan nanah dan darah, serta pembesaran kaki, lengan,
payudara, atau buah zakar" Ujarnya.
Babinsa
Koramil Persiapan Sayosa Kodim 1802/Sorong berharap dengan adanya penjelasan
seperti ini dapat diteruskan kepada warga binaan agar dapat terhindar dari
penyakit kaki gajah.