Sorong. Papua Barat. Selasa (12/07/2022) – Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Tody Imansyah menghadiri kegiatan Gelar Pasukan dan Upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Lantamal XIV TA. 2022. Bertempat di Lapangan Mako Lantamal XVI Sorong, Jalan Bubara No 1, Kelurahan Klaligi, Distrik Sorong Manoi.
Dalam
sambuatan Danlantamal XIV Laksma TNI Imam Musani, S.E, M.Si, M.Tr Opsla. Dalam
program pelatihan penanggulangan bencana yang kita laksanakan saat ini. Seperti
kita ketahui bersama latihan penanggulangan bencana pada hakekatnya adalah
kegiatan latihan yang dimaksudkan untuk melatih kemampuan, ketrampilan dan
skill semua instansi termasuk masyarakat terkait mampu melakukan tugas
masing-masing sesuai fungsinya apabila dihadapkan dengan kejadian yang
sebenarnya yang terlibat dalam oraganisasi
Pelatihan
penanggulangan bencana alam ini juga merupakan program tni angkatan laut yang
dilaksanakan Dinas Potensi Maritim Tni Al di Wilayah Kerja Lantamal XIV Sorong
pada TW III TA 2022. Pelatihan fungsi penanggulangan bencana alam di Lantamal
XIV Sorong bertujuan untuk.
Meningkatkannya kemampuan Personel TNI AL dan masyarakat pesisir dalam
menghadapi bencana alam mulai dari mitigasi bencana, peringatan dini dan
potensi gempa bumi, tsunami sesuai mekanisme yang berlaku.
meningkatnya
pemahaman tentang resiko akibat bencana gempa bumi, tsunami bagi masyarakat di
daerah sorong dan Instansi dalam meningkatnya pemahaman peran dan fungsi
masing-masing melaksanakan penanggulangan bencana di daerah atau di pusat dalam
menghadapi ancaman resiko akibat bencana gempa bumi dan tsunami.
Disisi lain, latihan ini juga mempunyai tujuan untuk melatih semua instasi di daerah untuk bagaimana bekerjasama, berkoordinasi secara terpadu dalam rangka mengantisipasi dan mengatasi segala bentuk potensi maupun bencana yang akan terjadi, sehingga semua instansi yang ikut dalam latihan ini dapat selalu waspada. Kegiatan latihan ini juga diharapkan mampu mengembangkan sikap sadar bencana dalam perilaku sehari-hari masyarakat yang diarahkan pada kemampuan pembinaan ketahanan wilayah serta menciptakan kondisi yang kondusif, sebagai bentuk kepedulian atas musibah bencana alam yang pernah terjadi dan untuk mengantisipasi kejadian bencana alam yang lainnya sekaligus membangun kemanunggalan TNI Angkatan Laut bersama masyarakat dalam upaya membina kemampuan pertahanan negara.
