Sorong Papua Barat– Babinsa Koramil 1802-06/Klamono. Sertu Sommad Effendi mengajarkan menulis dan membaca kepada 5 anak anak warga Kampung Klalin Mos Distrik Wemak Kabupaten Sorong. Selasa, (19/07/2022).
Babinsa
mengatakan sasaran dari pendidikan keaksaraan ini adalah mereka yang tentunya
tidak bisa baca, tulis dan hitung seperti mereka yang tidak lulus sekolah dasar
serta yang merupakan masyarakat dengan perekonomian lemah.
Pendidikan
keaksaraan adalah salah satu program TNI AD untuk mengurangi buta aksara di
Indonesia kususnya diwilayah . Bukan tanpa alasan, keberadaan orang dewasa
maupun anak anak yang tidak bisa baca tulis menjadi bumerang tersendiri, tidak
cuma bagi kemajuan negeri ini terlebih buat warga Kampung Klalin Mos Distrik
Wemak Kabupaten Sorong, tapi utamanya bagi diri mereka sendiri. Ujar Babinsa.
Buta
aksara hanya akan bisa diberantas jika kita, sebagai kerabat terdekat mereka,
memiliki kemauan untuk merubah hal tersebut. Sebagai kerabat yang lebih dekat
dengan mereka, kita tentu lebih tau bagaimana cara mengajar yang tepat agar
mereka mudah mengerti, kapan waktu senggang mereka yang bisa kita sisipi untuk
proses belajar mengajar, serta apa saja hal-hal yang erat dengan keseharian
mereka sehingga lebih mudah untuk mereka serap. Makanya pendidikan aksara ini
memerlukan orang terdekat sebagai tutor atau pengajarnya. Jelas Babinsa.
