Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan bahwa seminar dan kajian strategis di lingkungan Seskoad dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun pola pikir adaptif dan visioner di kalangan perwira TNI AD. Menurutnya, TNI AD siap memberikan masukan serta gambaran kondisi di lapangan guna mendukung program pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang. Kasad juga berharap seminar ini mampu melahirkan gagasan strategis yang memperkuat peran TNI AD dalam menjaga stabilitas nasional.
Pada seminar tersebut, _keynote speaker_ Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”. Dalam paparannya disampaikan pentingnya kesiapan bangsa menghadapi perubahan geopolitik, disrupsi teknologi, serta penguatan ekonomi nasional sebagai fondasi ketahanan negara. Seminar nasional ini juga menghadirkan Prof. Yohannes Surya, ph.d. dengan materi “Kedaulatan Teknologi AI untuk TNI AD” serta Assoc. Prof. Sri Fatmawati, Phd. yang membawakan materi “Biodiversitas sebagai Aset Strategis: Peran Sains dan Inovasi dalam Ketahanan Nasional”.
Kegiatan seminar diikuti secara tatap muka oleh para Asisten Kasad, Pang/Dan/Dir Kotama Balakpus, para rektor dari Unhan RI, Unpad, Unjani, Upi, dan ITB, serta para Pasis Sesko TNI, Seskoau, Seskoal, Sespimti Polri, dan Sespimen Polri. Selain itu, seminar juga diikuti secara daring melalui _Zoom_ oleh 584 peserta yang terdiri dari para Danbrig TP, Dandim, dan Danyonif TP dari berbagai wilayah Indonesia. Penseskoad
