Driver Maxim Di Keroyok, Korban Didampingi Pengurus DMS PBD Melapor Ke Polresta Sorong Kota - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Selasa, 05 Mei 2026

Driver Maxim Di Keroyok, Korban Didampingi Pengurus DMS PBD Melapor Ke Polresta Sorong Kota


Sorong - Nasib apes menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) Maxim Bike. Pagi hari bermaksud mencari nafkah, Gilang Firmansyah (38) yang tinggal di Jl Basuki Rahmat Km 8 Kota Sorong, Papua Barat Daya, malah menemui masalah di jalan (050526). Gilang dipukul saat akan menjemput pelanggan yang masuk di aplikasinya.


Diceritakannya, awal kejadiannya saat akan menjemput, dan pelanggan ada di seberang, jadi dirinya berhenti dan saat di rasa aman, kemudian bersiap memutar ke seberang. Tapi tiba-tiba ditabrak pengendara motor lain. 


"Saya sudah lama berhenti di pinggir. Saya rasa kosong, dan saya baru mau putar sedikit, tiba-tiba tidak tahu darimana ditabrak motor lain. Yang tabrak jatuh tapi tidak jatuh terbanting, tapi jatuh seperti motor roboh saja". 


"Saat itu saya dipukul, tapi bisa saya tangkis dan kemudian kaki bicara dan sepakat untuk dibawah ke bengkel. Setelah di perbaiki dan kami masih bicara siapa benar salah. Setelah di perbaiki saya peluk yang tabrak saya dan juga minta maaf. Jadi dianggap sudah selesai". 


Namun dirinya tidak menduga, ternyata ada orang lain datang dan memperkeruh suasana, bahkan datang memukul. "Orang itu (bukan penabrak) terus memukul dan saya  terus menghindar. Tapi ketika dia mulai cari alat, saya cari kesempatan lompat lari keluar, tapi ada lagi yang hadang saya dan memukuli. Mereka keroyok saya".


" Saya lari ke jalan raya, dan sudah pusing sehingga beberapa terjatuh. Mereka masih mengejar, bahkan alatnya di lemparkan ke saya. Saya tetap lari, tapi mereka hadang lagi. Saya lari lagi dan mereka lempar lagi dengan alatnya".


"Tiba-tiba ada motor yang lewat dan saya minta tolong untuk diantarkan ke kantor polisi. Walaupun sudah di motor mereka masih kejar sambil membawa alat dan mengatakan hal-hal yang tidak pantas. Saat lari mereka melemparkan alatnya, tapi hanya mengenai motor yang menolong saya. Kemudian kami melapor di kantor polisi". 


Korban didampingi pengurus Driver Maxim Sorong (DMS) Papua Barat Daya, penasehat Maryono Abu Umar, Ketua M Ali Gofur dan beberapa pengurus lainnya serta beberapa anggota DMS, sudah melakukan visum di RS Selebesolu Sorong dan luka di bagian wajah tepatnya sekitar alis, sudah di jahit. Selanjutnya melanjutkan melapor kejadian pengeroyokan tersebut di Polresta Sorong Kota.