Personel Koops TNI Habema, Satgas Yonif 4 Marinir serta personel TNI dari Koramil 1703-01/Enarotali langsung bergerak menuju lokasi yang terdampak banjir, untuk memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan pembersihan.
Banjir tersebut terjadi pada malam hari, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore mengakibatkan luapan Sungai Enarotali tak terbendung hingga masuk ke permukiman warga, bahkan mencapai ketinggian paha orang dewasa.
”Air dari sungai Enarotali dengan cepat naik dan merendam isi rumah, menyebabkan banyak perabotan rumah tidak sempat diselamatkan” ungkap Bapak Marinus Dwitau seorang warga yang rumahnya berada di bantaran sungai Enarotali.
Keesokan paginya, gerak cepat aparat TNI ini menjadi kunci dalam penanganan awal di tengah kondisi darurat, dipimpin Serma Satrio Enaro Putra langsung menyisir lokasi banjir dan mendata kerusakan, mengecek kondisi warga, serta memastikan tidak ada korban jiwa.
Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menyampaikan, bahwa berdasarkan informasi anggota di lapangan, menunjukkan puluhan rumah terdampak, sebagian mengalami kerusakan, dan sejumlah barang milik warga hanyut terbawa arus”, ucapnya.
Lebih lanjut “Di tengah ancaman tersebut, kehadiran Satgas Koops TNI Habema menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat dalam melindungi dan membantu masyarakat saat bencana terjadi”, tutupnya.
Saat ini kondisi banjir sudah mulai mereda, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
