Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Penguatan Peran FKDM dalam Membangun Kewaspadaan Dini Berbasis Digital untuk Menjaga Kondusifitas Wilayah Kota Palembang.”
Rapat koordinasi dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang Rudi Indawan, S.H., M.Kn., Wakil Ketua FKDM Kota Palembang M. Sulaiman, S.Pdi., Plt Sekban Kesbangpol Kartika Dewi, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Padlun, Babinsa Koramil 418-02/Pakjo, Bhabinkamtibmas Polsek Ilir Barat I, anggota FKDM Kota Palembang, perwakilan Kominfo Kota Palembang, perwakilan mahasiswa, serta tokoh masyarakat Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta menekankan pentingnya penguatan fungsi FKDM sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendeteksi dini berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) di wilayah Kota Palembang.
Selain itu, Kesbangpol juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media digital dan teknologi informasi guna mempercepat pelaporan situasi di lapangan sehingga sistem kewaspadaan dini dapat berjalan lebih optimal dan aktual.
Pada sesi pemaparan materi, Mayor Czi Sarbanu menegaskan bahwa perkembangan arus informasi digital saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk lebih cepat dan tanggap dalam mendeteksi potensi kerawanan sosial, termasuk penyebaran hoaks maupun potensi konflik di tengah masyarakat.
“Transformasi pola kewaspadaan dari sistem konvensional menuju kewaspadaan dini berbasis digital sangat penting agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dilaporkan secara real-time sebelum berkembang menjadi konflik terbuka,” ujar Mayor Czi Sarbanu.
Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Kota Palembang.
