Namun saat ini orang banyak penasaran dengan Kampung Klatifi yang ternyata hanya bersebelahan dengan Kampung Salak, dan disana ada pembangunan Jembatan Garuda, yang merupakan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pembangunan Jembatan Garuda tahap IV tahun anggaran 2026 di Kampung Klatifi tersebut berada di wilayah Kodim 1802/Sorong Rem 181/PVT Dam XVIII/KSR. Dalam pembangunan Jembatan Garuda ini, bukan hanya dikerjakan oleh para prajurit TNI, tetapi juga melibatkan masyarakat Kampung Klatifi. Sehingga sangat jelas terlihat kebersamaan, gotong royong, saling berbagi dan melengkapi antara para prajurit TNI dan masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Klatifi ini, seakan menjadi jawaban dari pemerintah kepada masyarakat, akan kebutuhan sarana prasarana infrastruktur yang layak dalam menunjang aktifitas dan mendorong perekonomian masyarakat. Ternyata masyarakat Kampung Klatifi sangat sulit, karena dalam 10 tahun terakhir ini, melewati jembatan kayu yang sudah dalam kondisi yang memprihatinkan.
Namun dengan adanya program pembangunan Jembatan Garuda dari Presiden Prabowo, yang melibatkan prajurit TNI dari Kodim 1802/Sorong dan masyarakat setempat, membuat raut wajah masyarakat Kampung Klatifi yang dahulunya sedih, kini kembali tersenyum lagi. Hal ini juga oleh masyarakat di sekitar kampung.
Jembatan Garuda di Kampung Klatifi dengan panjang 15 meter dan berjenis beton ini dikerjakan mulai 4 April 2026 dan telah selesai dikerjakan pada 30 April 2026, artinya dikerjakan selama kurang lebih sebulan. Hal ini membuktikan atau menegaskan bahwa, dukungan dari pemerintah serta kebersamaan antara TNI dan rakyat, merupakan sebuah daya ledak yang besar. Sehingga menghasilkan kekuatan yang luar biasa, sehingga pembangunan Jembatan Garuda Kampung Klatifi dapat diselesaikan dengan baik.
Di awal pembangunan Jembatan Garuda ini mungkin dirasakan berat, karena melakukan perakitan besi kolom cakar ayam pondasi jembatan. Kemudian pemasangan kolom cakar ayam pondasi jembatan dan pengecoran cakar ayam. Selanjutnya pemasangan kesing tiang pondasi jembatan dan pengecoran tiang jembatan, pengecoran tiang jembatan dan pengelasan besi gelagar jembatan
Kemudian tahap pengecoran tiang pondasi jembatan, pemasangan paking tiang pondasi jembatan, pemasangan kesing batu pondasi jembatan, penimbunan pondasi jembatan, pemasangan batu pondasi jembatan, penimbunan pondasi jembatan, pemasangan batu pondasi jembatan, penimbunan pondasi jembatan dan pemasangan besi gelagar jembatan.
Selanjutnya melakukan penimbunan pondasi jembatan, perakitan besi rangka cor besi gelagar jembatan, pengecoran jembatan dan plester pondasi jembatan, pengecoran tiang pembatas jembatan dan plester pondasi jembatan, pengacian tiang pembatas jembatan dan plester pondasi jembatan, pengecatan tiang pembatas jembatan dan plester pondasi jembatan. Akhirnya dengan kebersamaan dan kegigihan TNI dan rakyat, maka pekerjaan pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Klatifi selesai 100%.
Kepala Kampung Klatifi Bapak Frist Suu menyampaikan jika masyarakat sangat susah, karena lebih 10 tahun menggunakan jembatan kayu. "Kami masyarakat Kampung Klatifi menempatkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, yang sudah membantu kami dalam pembangunan jembatan untuk digunakan oleh masyarakat dengan baik. Semoga program ini dapat dilanjutkan dan bermanfaat juga untuk masyarakat yang ada di kampung-kampung lain". (Jacobs)
