Materi yang disampaikan dalam satu bulan penuh dibagi dalam empat minggu, yang diawali Briefing Awal, Pendalaman Amunisi, PEK, Procedure Miss Fire, Pendalaman Anjungan, Peperangan Dasar, VBSS, Planned Maintenance System, Banglistra, Peperangan Modern, Penembakan Anjungan, Menembak, Pos Tempur, Renang Militer, Halang Rintang, Ujian Tertulis dan Evaluasi Akhir.
Komandan Kodaeral XIV Sorong Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., selaku Penanggung Jawab dalam penyelenggaraan latihan tersebut mengatakan Bulan Profesi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan dan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNl Dr. Muhammad Ali dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan Alutsista TNI AL.
Selain itu Komandan Kodaeral XIV mengharapkan setelah pelaksanaan Bulan Profesi, para Prajurit Satrol Kodaeral XIV akan memiliki pengetahuan, kemampuan, profesionalisme dan kompetensi teknis dalam melaksanakan tugas-tugas operasional di KRI dan KAL secara efektif dan terstandar.
Serta memiliki kemampuan fisik dan taktis yang prima melalui latihan menembak. renang militer, halang rintang dan drill pos tempur laut guna menunjang kesiapsiagaan operasional KRI dan KAL, ungkapnya, (Dispen Kodaeral XIV)
