Pada kesempatan tersebut, Wadan Kodaeral XIV Sorong membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., yang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.
Melalui tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", ditegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkeadilan. Pancasila disebut sebagai "bintang penuntun" dan "jangkar moral" bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.
Selain itu, ditegaskan agar kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiositas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. (Dispen Kodaeral XIV)
