DANLANTAMAL XIV HADIRI PERESMIAN PALAPA RING DAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS - Papua News Day

Breaking News

Cari Blog Ini

Jumat, 11 Oktober 2019

DANLANTAMAL XIV HADIRI PERESMIAN PALAPA RING DAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS



Sorong, 11 Oktober 2019. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani hadiri acara Peresmian Palapa Ring dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution yang bertempat di Kantor Administrator KEK/Pelabuhan ASDP Kab. Sorong Jl. Kontainer SP3 Pelabuhan Kontainer KM 35 Kel. Makbusun, Distrik Mayamuk, Prov. Papua Barat.

Dalam acara tersebut Bapak Darmin Nasution mengatakan, intinya “Pada hari ini melaksanakan peresmian 1 proyek yang penting yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) suatu proyek kita masukkan sebagai proyek strategis nasional, ada dua syaratnya yaitu penting untuk perkembangan daerah itu sendiri secara nasional. Oleh karena itu dengan adanya peresmian ini kita percaya bahwa akan berdampak penting pada ekonomi Papua Barat dan di Kabupaten Sorong, tetapi juga akan membawa manfaat bagi perekonomian nasional. Pemerintah selama 5 tahun ini membangun 226 proyek strategis nasional, 5 tahun yang akan selesai sampai akhir 2019 kira-kira 50% nya masih dalam tahap pembangunan artinya KEK merupakan salah satu yang sudah mulai beroperasi sejak kita akan meresmikan pada hari ini”.

Lebih lanjut “Sekolah menengah kejuruan harus dimulai dalam waktu dekat ini jangan sampai investasinya sudah berjalan baru kita sibuk bangunnya terlambat ya kita harus membangun pelatihan dan pendidikan bagi para pemuda kita di Papua Barat ini, sehingga investasinya sudah mulai mau berjalan produksinya dia mulai tenaga kerja saya kira bertepatan dengan nanti mulai tahun 2020 pemerintah. Selain belajar mengajarnya strukturnya bagaimana itu juga ditetapkan tidak bisa 3 tahun sekolah dapatnya cuma ijazah cari kerja susah, tidak perlu kita lakukan adalah 1 SMK itu hanya mengembangkan 12 maksimum 3 macam modul kalau modulnya itu bikin rumah ya mulai dari bikin jendela dan pintu bikin pondasi bikin atap kalau modulnya otomotif yang lain-lain yang diperlukan adalah modul apapun yang dikembangkan di suatu SMK itu perlu memberikan paling tidak tiga sertifikat kompetensi selain pada waktu dia selesai”.

“Catatan bapak Presiden adalah pemerintah daerah agar memberikan kemudahan perizinan kepada para calon investor melalui apa administrator tadi yang sudah dibentuk jadi kalau nanti di sulit-sulit kan oleh mereka silakan Pak Bupati tegor silakan Bapak Bupati peringatkan ya kalau perlu beritahu kita supaya minta dibenarkan dibenahi yang kedua pemerintah daerah membantu dalam penyediaan infrastruktur sesuai kewenangannya ya apakah itu pengolahan sampah apakah itu persoalan air bersih ya kemudian agar menyerap tenaga kerja lokal dan pemerintah daerah, agar menyerap tenaga kerja lokal dan pemerintah daerah serta lembaga pendidikan setempat mempersiapkan tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan industri di badan usaha pembangun dan pengelola agar aktif dalam melakukan alisasi dan promosi untuk menarik investasi besar akan memberikan kemudahan dalam mendapatkan insentif fiskal tax holiday dan sebagainya kita jamin itu akan mudah dan peraturan pemerintah nya supaya tidak bisa tidak perlu ditafsirkan lagi itu sudah sedang difinalisasi”. Ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Hadir pada acara tersebut Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani, S.H., M.Si., Pangkoarmada III Laksda TNI I N.G. Ariawan,S.E., M.M., Danpasmar-3 Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S.Sos., M.M., Kasiren Korem 181/PVT Kolonel Inf Eka Wahyudi, Bupati Sorong DR. Jhony Kamuru, S.H., M.Si., Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, S.sos., M.Si., serta para pimpinan Forkopimda Prov. Papua Barat.

DISPEN LANTAMAL XIV