SORONG. - Hadir ditengah-tengah komponen masyarakat Danramil 1802-10/Ayamaru, Mayor Inf Andreas Paillo bersama Aparat Pemerintah Kab. Maybrat dalam pelaksanaan kegiatan pembukaan pelatihan membuat bunga dari bahan limbah (sampah non organik) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kab. Maybrat bertempat di Aula Samu Baa Jln. Ayamaru-Fategomi Kp. Framu Distrik Ayamaru Kab. Maybrat, Jumat (11/10/2019).
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Kab. Maybrat Drs. Paskalis Kocu, M.Si dan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Maybrat Ibu Yuliana Isir, SE. Kegaiatan yang rencana akan di laksanakan dari 10-12 Oktober, ini merupakan rencana pemerintah daerah Kab. Maybrat dalam upaya peningkatan keterampilan masyarakat dan pengetahuan masyarakat, yakni dengan melibatkan Ibu-ibu PKK melalui penanganan limbah sampah non organik menjadi bunga.
Setelah mengikuti pembukan kegiatan pelatihan membuat bunga dari bahan limbah, Danramil 1802-10/Ayamaru, Mayor Inf Andreas Paillo mengatakan, bahwa kegiatan ini dapat menanamkan rasa peduli akan lingkungan hidup, kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan mampu menambah dan mengasah keterampilan masyarakat khususnya ibu-ibu sehingga dapat menjadi sumber penghasilan secara mandiri.
“Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Perempuan yang bertujuan memberikan tambahan keterampilan. Jika ditekuni dengan serius, keterampilan tersebut dapat dijadikan tambahan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Hal tersebut ditegaskan lagi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Maybrat Ibu Yuliana Isir, SE. bahwa pelatihan semacam ini, selain memberikan penyadaran terhadap masyarakat berkenaan dengan sampah, juga menjadi salah satu metode baru dalam meningkatkan produksi ekonomi kerakyatan.
Yuliana berharap, para peserta setelah mengikuti pelatihan itu dapat mengolah plastik yang awalnya tidak bernilai, menjadi memiliki nilai lebih dan memberikan fungsi pakai baru sehingga masa pakai pun menjadi lebih lama.
"Berbagai kerajinan dari sampah plastik bekas ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, hal ini juga akan meningkatkan ekonomi kerakyatan," paparnya.
Cari Blog Ini
Jumat, 11 Oktober 2019
Home
TNI AD
Danramil Ayamaru Hadiri Pembukaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pelatihan Kerajinan Daur Ulang
