SORONG. – Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M., menghadiri deklarasi penolakan paham radikalisme dan Separatisme bertempat di halaman Kantor Bupati Sorong, Jumat (29/11/2019).
Wakil Bupati Kabupaten Sorong dalam sambutannya mengatakan menyambut bulan Desember dan hari raya natal sudah melayangkan surat edaran ke masing-masing tokoh yang untuk meminta dukungan agar bersama-sama menjaga kelancaran perayaan hari besar umat Nasrani tersebut.
Menyikapi Tanggal 1 Desember 2019 kami sudah menemui aparat kampung yang ada di Kabupaten Sorong dan tidak ditemukan adanya hal-hal yang meresahkan. kegiatan di kampung-kampung juga berjalan lancar seperti biasa.
Wakil Bupati menghimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu politik yang ada saat ini. Serta jangan terpancing dengan situasi yang dapat merugikan diri sendiri.
Dandim 1802 Sorong Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M., menjelaskan, masalah komponennya cukup luar biasa, isu-isu disebar melalui selembaran belum lama ini sehingga cukup meresahkan masyarakat, serta banyak kejadian kecil namun dibesar-besarkan orang tak bertanggung jawab.
Dicontohkannya, Kejadian beberapa hari lalu di kota Sorong yang hanya berawal dari anak-anak yang bermain petasan kemudian berujung pada meninggalnya salah satu masyarakat serta dibakarnya beberapa rumah.
Dari kejadian tersebut ada sekelompok orang yang memanfaatkan situasi dengan menggunakan kendaraan dan menempelkan kendaraannya dengan bendera-bendera yang berseberangan dengan NKRI. hal seperti ini yang sebenarnya memperkeruh suasana.
“Saya simpulkan, keamanan bukan hanya tugas TNI dan Polri Namun semua komponen mempunyai tugas yang sama dalam menjaga keamanan,” Singkatnya.
Cari Blog Ini
Sabtu, 30 November 2019
